Kuliner Khas Solo Yang Paling Populer

Halo, EVERYONE! Kota Solo merupakan salah satu kota yang populer dikunjungi masyarakat Indonesia. Terlebih lagi setelah putra Solo, yakni Joko Widodo, menjabat sebagai Presiden RI ke-7. Banyak hal-hal menarik yang bisa dinikmati dari wilayah yang berbatasan dengan Yogyakarta ini, lo. Salah satunya karena aneka kulinernya yang begitu menggoyang lidah.

Nasi Liwet

Nasi liwet adalah salah satu makanan berat yang digemari banyak orang, termasuk warga Solo sendiri. Nasinya dimasak dengan campuran santan gurih, kemudian disajikan bersama dengan sbobet telur bulat rebus, kuning telur rebus, saus santan dan putih telur, suwiran ayam, serta sayur labu kuning. Biasanya, nasi liwet disantap untuk sarapan pagi, tetapi juga masuk dalam kategori kuliner di malam hari.

SohIB cukup mudah menemukannya, kok. Sebab, nasi liwet sering dijual di ibu-ibu yang menggunakan gendongan ataupun warung tenda di pinggir jalan. Harga yang dipatok bervariasi, dari Rp10.000 hingga Rp25.000.

  • Jl. Yos Sudarso, Jayengan, Kec. Serengan, Kota Surakarta.
  • Jl. Mr. Sartono No.40, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta.

Tengkleng

Tengkleng adalah makanan berkuah yang diolah dari jeroan dan daging kambing, santan, cabai, serta kunyit. Rasanya sangat gurih ketika dipadukan dengan nasi putih panas yang mengepul dan kerupuk. Oiya, tengkleng lazimnya dikemas dalam bentuk pincukan atau piringan. Namun, bagi yang punya darah tinggi, jangan sering-sering makan, ya. Sebab, tengkleng makanan yang cukup beresiko menaikkan darah tinggi dan kolesterol.

  • Tengkleng Pincuk Pasar Gede.
  • Tengkleng Pak Manto.

Serabi Solo

Kudapan ringan ini sekilas tampak mirip dengan apem atau pancake ala-ala. Serabi Solo terbuat dari tepung beras, santan, gula pasir, telur, dan di atasnya bisa ditambahkan dengan berbagai topping. Hanya saja, taburan yang lazim diberikan adalah meses, pisang, dan nangka. Makanan ini paling enak disajikan panas-panas. Namun, serabi kurang cocok untuk dijadikan oleh-oleh, sebab tidak awet (kurang dari 24 jam saja).

  • Serabi Notosuman, Jl. Mohammad Yamin No 28, Jayengan, Kec. Serengan, Kota Surakarta.
  • Serabi Notosuman, Jl. Gatot Subroto No.215, Kratonan, Kec. Serengan, Kota Surakarta.

Sate Kere

Hah, kere kan, artinya tidak punya uang? Yes, kuliner tersebut memang dulunya diperuntukkan untuk masyarakat yang nggak mampu membeli daging. Sehingga, isiannya diganti dengan ampas tahu alias tempe gembus dan aneka jeroan sapi. Sate kere akan disiram dengan bumbu kacang, berdampingan dengan lontong nasi.

  • Sate kere Yu Rebi: Jl. Kebangkitan Nasional, Sriwedari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta.

Es Dawet Telasih

Mau yang dingin-dingin segar? Yuk, jangan lupa untuk mencicipi es dawet telasih! Minuman yang satu ini ramai banget diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Tak lain dan tak bukan karena perpaduan bahannya yang enak dan pas. Isiannya adalah cendol, telasih, ketan hitam, dan bubur sumsum yang diguyur dengan santan dan gula jawa. Akan tetapi, SohIB juga bisa request dengan menambahkan tape ketan.

  • Es dawet telasih Bu Dermi, Pasar Gede.

Tahu Kupat Solo

Sudah pernah makan kuliner yang satu ini? Tahu kupat sering dipilih warga Solo sebagai sajian makan siang. Hal ini dikarenakan porsinya yang cukup banyak dan full of calories. Dalam satu piring tahu kupat Solo, ada ketupat nasi, tahu goreng, kacang tanah goreng, bakwan, mie kuning, dan kubis, lalu disiram saus kecap, bawang, serta gula jawa. Kenyang sekali, bukan? Jangan lupa tambahkan telur goreng agar makin sedap!

  • Tahu kupat Sido Mampir, Masjid Sholihin, Solo

Timlo

Bayangkan lezatnya sepiring sup kuah hangat dengan potongan telur coklat, sosis solo yang dipotong-potong, jamur rebus, aneka sayuran, dan jemuran ayam. Di atasnya kemudian ditaburi dengan renyahnya bawang goreng. Aduhnggak terbayang deh, betapa nikmatnya.

  • Jl. Suryopranoto, Kepatihan Wetan, Kec. Jebres, Kota Surakarta.
  • Jl. K.H Ahmad Dahlan No.60, Keprabon, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta.

Selat Solo

SohIB tertarik mencicipi steak daging ala Jawa? Nih, coba dulu selat Solo. Dengan bintang utama daging sapi, makanan ini diolah dengan rebusan kuah kaldu, lalu dikombinasikan dengan wortel rebus, buncis, kentang goreng, dan saus huzarensla. Pilihan paling tepat untuk yang sedang berdiet.

  • Selat Mbak Lies, Serengan, Solo.
  • Warung Selat Tenda Biru, Laweyan.

Cabuk Rambak

Porsinya memang nggak banyak dan seringkali dijadikan sebagai camilan saja. Namun, cabuk rambak punya pesona sendiri di hati penikmatnya. Dalam satu sajian, cabuk rambak terdiri dari ketupat yang dilumuri saus kacang, wijen panggang, dan parutan kelapa. Agar lebih lezat, biasanya penjual akan memberikan tambahan karak atau kerupuk nasi kering. Satu porsi biasanya hanya dijual di bawah Rp10.000.

Rekomendasi dari Kemenparekraf:

  • Jl. Yos Sudarso No.39, Kauman, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta
  • Shelter PKL, Jl. Menteri Supeno, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *